Senin, 14 September 2015

Carta hati


Hidup...
Hidup bak pelayar
Meski badai pun kami tetap berlayar
Mengarungi lautan bahkan samudra
Ombak, badai kami  anggap kawan
Angin dan gemuruh pun jua tak menjadi lawan
            Malam menjadi tujuan
            Tak beralasan
            Mungkin karna kesunyian
            Tak berarti apapun
            Hanya mencari ketentraman
Pasrah
Sebagai modal kami
Demi mengais rupiah
Demi sanak saudara yang di gubuk
            Carta hati kami
            Tertuju pada sang Ilahi
            Sebuah pengabdian tuk mendapat secercah balasan
            Balasan yang diridhoi-Nya
            keberkahan dari-Nya
untuk Dia
untuk mereka
untuk aku
hidup ku abdikan...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar