Wujudmu ada
Namun kejauhan kita yang membuatmu tiada
Kini, Ku menjauh bukan berarti aku melupakan
Aku hanya memantaskan diri
Karna ku pernah mengungkapkan"Dirimu, sosok yang ku puja"
Aku mohon,
Mengertilah
Kita jumpa dalam syi'ir pada sang ilahi
Sungguh cinta yang suci, ia yang semakin dekat pada sang pencipta-Nya
Bukan nafsu, yang penuh dengan rasa memiliki
Maafkan aku yang sering menggores luka
yang ku butuh hanya rasa "nyaman"Aku lupa dengan kata "aman"
Benar,
Aku jatuh ke lain hati
Pada dirinya yang lebih dewasa
Biarkan waktu ini sebagai perenunganku
Perenungan yang berselimut tangis pada sang Ilahi
Memuja pada keagungan cinta kasih-Nya
Maaf..
Ku sering menjumpaimu dalam hembusan do'aku
Tanpa sengaja aku memikirkanmu
Pun tipuan setan jua-lah yang membuatku menjadi "labil"
Terimakasih..
Karna kisah indah itu masih tersimpan rapi dalam hati
Seperti katamu :
"Kita teman, yang saling mendukung satu sama lain"
"Kita sahabat, yang saling mengisi kekurangan menjadi kelebihan"
Karna dirimu dan diriku adalah dua jati diri yang saling menyempurnakan :)